JOMBANG.TV – Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Jombang, Yuliati Nugrahani Warsubi, menyambangi kegiatan Posyandu di Desa Kedungotok, Kecamatan Tembelang.
Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan transformasi Posyandu berjalan optimal sebagai pusat pelayanan dasar masyarakat melalui konsep Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM).
Dalam kunjungan tersebut, Yuliati melihat langsung berbagai layanan yang diberikan kepada masyarakat, mulai dari kesehatan ibu dan anak hingga pelayanan yang terintegrasi dengan kebutuhan dasar lainnya.
Seiring hadirnya Permendagri Nomor 13 Tahun 2024, Posyandu kini tidak lagi hanya berfokus pada pelayanan kesehatan. Posyandu telah bertransformasi menjadi wadah pelayanan masyarakat yang mengintegrasikan enam bidang pelayanan dasar, yakni kesehatan, pendidikan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum serta perlindungan masyarakat, dan sosial.
Yuliati menilai transformasi tersebut menjadi peluang besar untuk mempercepat penanganan berbagai persoalan masyarakat di tingkat desa. Melalui Posyandu, berbagai kebutuhan dan keluhan warga dapat teridentifikasi lebih dini sebelum ditindaklanjuti oleh instansi terkait.
“Posyandu saat ini bukan hanya tempat menimbang balita atau pemeriksaan kesehatan. Posyandu menjadi ruang pelayanan masyarakat yang lebih lengkap, sehingga berbagai persoalan yang dihadapi warga bisa lebih cepat diketahui dan ditindaklanjuti. Masyarakat harus tahu,” ujarnya.
Konsep Posyandu 6 SPM sendiri menghubungkan pelayanan dasar masyarakat dalam enam bidang utama. Mulai dari pemantauan kesehatan dan gizi, identifikasi anak putus sekolah, akses air bersih dan sanitasi, perbaikan rumah tidak layak huni, perlindungan sosial, hingga persoalan keamanan lingkungan.
Dengan keberadaan kader Posyandu yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, berbagai aduan maupun kebutuhan warga dapat dicatat dan diteruskan kepada pemerintah desa maupun organisasi perangkat daerah terkait.
Mekanisme ini, lanjut dia, dinilai mampu memperpendek rantai birokrasi sehingga penanganan masalah masyarakat menjadi lebih cepat dan tepat sasaran.
Yuliati juga mengapresiasi semangat kader Posyandu Desa Kedungotok yang terus aktif memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Menurutnya, kader Posyandu merupakan ujung tombak yang membantu pemerintah menghadirkan pelayanan hingga tingkat keluarga.
Melalui penguatan Posyandu 6 SPM, diharapkan masyarakat tidak hanya memperoleh layanan kesehatan yang lebih baik, tetapi juga kemudahan akses terhadap berbagai pelayanan dasar lainnya yang menjadi hak setiap warga negara. (Fit)








Komentar untuk post