JOMBANG.TV – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Jombang menggelar pelatihan Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) sebagai upaya memperkuat kapasitas dalam menjaga ketenteraman dan ketertiban umum (trantibum), Selasa (21/04/2026).
Kegiatan ini merupakan sesi kedua dari total lima pelatihan yang direncanakan. Sebanyak 111 personel terlibat, terdiri dari 63 anggota dari Kecamatan Sumobito dan 48 personel dari Kecamatan Peterongan.
Kasi Perlindungan Masyarakat Satpol PP Jombang, Subagyo, menyampaikan bahwa pelatihan ini dilaksanakan sesuai dengan ketentuan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) tahun 2020 tentang penyelenggaraan ketertiban umum dan perlindungan masyarakat.
“Dalam regulasi tersebut diatur tata cara, pola, dan manajemen integrasi pelaksanaan koordinasi antara pemerintah daerah, lintas sektor, serta aparatur Linmas. Tujuannya agar tidak terjadi kesenjangan, tetapi justru tercipta keterpaduan dalam pelaksanaan tugas,” ujarnya.
Ia menegaskan, kegiatan ini juga merupakan bagian dari arahan Bupati Jombang agar pembinaan Satlinmas berjalan linier dengan kebijakan pemerintah pusat.
“Ini menjadi arahan Bapak Bupati Jombang agar pelaksanaan pembinaan Satlinmas di daerah selaras dengan kebijakan pemerintah pusat. Jadi tidak berjalan sendiri-sendiri, tetapi terintegrasi dan saling menguatkan dalam sistem perlindungan masyarakat,” kata Subagyo.
Lebih lanjut, pelatihan ini diarahkan untuk mendukung program prioritas Bupati Jombang dalam menciptakan lingkungan yang aman dan tertib, sekaligus memperluas peran Satlinmas di tengah masyarakat.
Sebagai penguat, pelatihan ini juga sejalan dengan konsep integrasi enam Standar Pelayanan Minimal (SPM) di tingkat desa, di mana unsur ketenteraman dan ketertiban umum menjadi salah satu pilar penting. Dalam skema pelayanan terpadu seperti Posyandu, kehadiran Satlinmas tidak hanya berfungsi sebagai pengamanan, tetapi juga memastikan seluruh layanan dasar masyarakat berjalan aman, tertib, dan lancar.
Selain itu, pembinaan ini menjadi bagian dari persiapan awal menghadapi Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) 2027. Satlinmas yang mengikuti pelatihan diproyeksikan sebagai personel terpilih yang akan bertugas dalam pengamanan jalannya pesta demokrasi di tingkat desa.
“Kami ingin menyiapkan kecakapan, komitmen, dan integritas mereka sejak dini, agar mampu mengawal program pemerintah daerah sekaligus mendukung kebijakan pemerintah pusat,” tambahnya.
Hingga April 2026, Satpol PP Jombang telah melaksanakan dua kali pelatihan, termasuk sebelumnya di Kecamatan Tembelang yang melibatkan tiga kecamatan. Selain itu, sosialisasi juga telah dilakukan sebanyak tujuh kali di sejumlah wilayah.
Ke depan, Satpol PP menargetkan seluruh kecamatan di Kabupaten Jombang dapat terjangkau dalam program pembinaan ini, dengan rencana pelatihan lanjutan yang lebih teknis menjelang pelaksanaan Pilkades 2027. (Fit)










Komentar untuk post