JOMBANG.TV- Momentum peringatan Hari Bumi yang menjadi bagian dari rangkaian Hari Kesatuan Gerak PKK dimanfaatkan TP PKK Kabupaten Jombang dengan menggelar penanaman sayuran dan tanaman obat keluarga (TOGA) di pekarangan kantor TP PKK Jombang, Rabu (22/4/2026).
Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam mendorong pemanfaatan pekarangan sebagai sumber pangan sekaligus upaya menjaga lingkungan dari lingkup keluarga.
Wakil Ketua II DPRD Jombang, Octadella Bilytha Permatasari, yang juga menjabat sebagai Staf Ahli I Tim Penggerak PKK (TP PKK) Kabupaten Jombang, turut hadir dalam penanaman tersebut.
Berbeda dengan pendekatan gerakan yang dibangun oleh PKK, Octadella melihat kegiatan ini dari sisi keberlanjutan program dan dukungan kebijakan yang harus menyertainya.
“Gerakan seperti ini sudah tepat, tetapi tantangannya adalah konsistensi. Jangan sampai berhenti di momen tertentu. Harus ada desain program yang berkelanjutan dan bisa diukur dampaknya,” ujarnya.
Ia menekankan, peringatan Hari Bumi tidak cukup dimaknai sebagai ajakan moral, tetapi perlu diterjemahkan dalam kebijakan yang konkret dan terintegrasi dengan program pemerintah daerah.
“Tema Our Power, Our Planet itu harusnya bukan hanya soal partisipasi, tapi bagaimana kekuatan itu diorganisir. Di sinilah peran pemerintah daerah dan DPRD untuk memastikan ada dukungan regulasi, pendampingan, hingga penguatan di tingkat desa,” tegasnya.
Menurut Octadella, pemanfaatan pekarangan melalui penanaman sayur dan TOGA memiliki potensi besar jika dikembangkan secara sistematis, misalnya dengan penguatan kelompok PKK, integrasi dengan program ketahanan pangan, hingga edukasi berkelanjutan kepada masyarakat.
Ia juga menyoroti pentingnya indikator keberhasilan agar gerakan semacam ini tidak hanya terlihat aktif, tetapi benar-benar memberi dampak nyata bagi masyarakat.
“Kalau ini ingin jadi gerakan besar, harus ada arah yang jelas. Misalnya, tercatat ada berapa rumah tangga yang terlibat, bagaimana hasilnya, dan sejauh mana berkontribusi pada kebutuhan pangan keluarga. Itu yang harus kita dorong bersama,” tambahnya.
Octadella berharap, kegiatan yang dimulai dari TP PKK ini dapat menjadi pilot gerakan yang lebih terstruktur di Kabupaten Jombang, sehingga peringatan Hari Bumi tidak berhenti sebagai agenda tahunan, melainkan menjadi bagian dari strategi pembangunan berbasis lingkungan dan keluarga. (Fit)













Komentar untuk post