JOMBANG.TV — Putra-putri Jombang kembali mengharumkan nama daerah di ajang Indonesia Model Search (IMS) 2026 bertema Batik Nusantara yang digelar di El Hotel Jakarta pada 19–21 Juni 2026.
Ajang tingkat nasional yang mendapatkan piagam penghargaan dari Kementerian Ekonomi Kreatif tersebut diikuti peserta dari berbagai daerah di Indonesia.
Dalam kompetisi tersebut, kontingen Jombang berhasil meraih sejumlah prestasi membanggakan, yaitu Princess Bibi Queen meraih Juara 3 IMS Junior A tingkat TK, sementara Mochammad Bagus Syahputra meraih Juara 1 Putra IMS Junior B tingkat SD.
Selain itu masih ada Nayla Putri Ramadhani meraih Juara Favorit Putri IMS tingkat SD dan Shavinna Berliana meraih Juara 2 Putri IMS tingkat SMP.
Pembina sekaligus desainer Anata Fú, Ana Tri Agustina, menyampaikan rasa syukur atas capaian yang diraih para peserta asal Jombang tersebut.
Ia mengungkapkan bahwa dalam ajang ini para peserta tidak hanya menampilkan busana batik dan busana pesta anak, tetapi juga memperkenalkan kekayaan budaya daerah melalui penampilan busana khas Jombang, yakni Busana Batik Deles.
“Selain menampilkan busana batik dan busana pesta anak-anak, kami juga menampilkan busana daerah khas Jombang, yaitu Busana Deles. Melalui Anata Fú, kami juga menampilkan beberapa karya desain busana batik Jombang sebagai bentuk promosi budaya dan kreativitas daerah,” ujar Ana.
Ketua TP PKK Kabupaten Jombang sekaligus Ketua Dekranasda Jombang, Hj. Yuliati Nugrahani Warsubi, memberikan apresiasi atas prestasi yang diraih para generasi muda tersebut.
“Prestasi ini menjadi kebanggaan bagi Kabupaten Jombang. Anak-anak kita tidak hanya mampu berprestasi di tingkat nasional, tetapi juga turut memperkenalkan budaya daerah melalui busana dan karya kreatif yang mereka tampilkan. Ini adalah bukti bahwa generasi muda Jombang memiliki potensi besar yang perlu terus didukung dan dikembangkan,” tuturnya.
Menurut Yuliati, keterlibatan para peserta dalam memperkenalkan batik dan busana khas daerah sejalan dengan upaya Dekranasda Jombang dalam mendorong pelestarian budaya sekaligus pengembangan ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal.
“Kami berharap prestasi ini menjadi motivasi bagi anak-anak Jombang lainnya untuk terus berkarya, berprestasi, dan mencintai budaya daerah. Dekranasda akan terus mendukung lahirnya talenta-talenta muda yang mampu membawa nama baik Jombang di tingkat nasional maupun internasional,” tambahnya.
Menurutnya, prestasi yang diraih para peserta tersebut menjadi bukti bahwa talenta muda Jombang mampu bersaing di tingkat nasional sekaligus menjadi duta budaya yang memperkenalkan kekayaan daerah kepada masyarakat luas.
“Anak-anak ini tidak hanya membawa pulang piala, tetapi juga membawa nama dan identitas Jombang untuk dikenal lebih luas,” pungkasnya. (Fit)








Komentar untuk post