JOMBANG.TV — Yuliati Nugrahani Warsubi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Dewan Koperasi Indonesia Daerah Kabupaten Jombang (Dekopinda) masa bakti 2026–2030 dalam Musyawarah Daerah (Musda) yang digelar di Gedung Pertemuan Bank Jombang Tower, Selasa (10/2/2026).
Forum tertinggi insan koperasi tersebut dihadiri 64 perwakilan unsur koperasi se-Kabupaten Jombang, mulai dari KUD, KSP, KSU, Kopwan, KPRI, KDMP, hingga Kopontren.
Turut hadir Wakil Bupati Jombang Salmanudin Yazid, Ketua Dewan Koperasi Indonesia Wilayah Jawa Timur H. Slamet Susanto, Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Jombang Hari Purnomo, Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Jombang Endro Wahyudi, serta Kepala Bapperida Kabupaten Jombang Hartono.
Musda dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Jombang. Dalam sambutannya, ia menyampaikan pesan Bupati Jombang agar koperasi di era digital mampu bertransformasi dan meningkatkan daya saing.
“Koperasi di Kabupaten Jombang harus terus beradaptasi, menjadi lebih modern dan inovatif. Manajemen harus mampu memadukan prinsip koperasi dengan teknologi digital agar tetap berdaya saing,” ujar Salmanudin.
Pemerintah Kabupaten Jombang juga menekankan pentingnya penindakan terhadap koperasi tidak sehat sekaligus penguatan koperasi yang sehat dan produktif.
Menurutnya, langkah tersebut penting untuk mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap gerakan koperasi.
Musda berlangsung dinamis dan kondusif melalui tiga tahapan sidang pleno.
Pleno I mengesahkan kuorum, agenda persidangan, serta tata tertib.
Pleno II mendengarkan laporan pertanggungjawaban pengurus periode 2022–2026 yang disampaikan oleh Ketua Demisioner Edi Santoso, S.H.
Sementara itu, Pleno III menetapkan pimpinan baru secara aklamasi, yang kemudian dilanjutkan dengan pembentukan tim formatur.
Dalam sambutan perdananya sebagai Ketua Dekopinda terpilih, Yuliati menyampaikan apresiasi kepada pengurus sebelumnya sekaligus menegaskan komitmennya membangun organisasi yang profesional, adaptif, dan visioner.
“Amanah ini saya terima dengan penuh tanggung jawab, komitmen, dan semangat kebersamaan. Ke depan, kita ingin Dekopinda semakin kokoh dan mampu memberi manfaat nyata bagi anggota,” tegasnya.
Ia menekankan bahwa koperasi harus menjadi pilar ekonomi kerakyatan yang kuat secara kelembagaan, transparan dalam tata kelola, serta selaras dengan amanat Pasal 33 UUD 1945.

Dekopinda, lanjutnya, memiliki peran strategis sebagai wadah aspirasi, pembinaan, sekaligus mitra pemerintah daerah dalam mewujudkan sistem ekonomi berkeadilan.
Penguatan koperasi di Jombang juga sejalan dengan program nasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes Merah Putih) yang mendorong pengembangan koperasi berbasis desa guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memperkuat ekonomi lokal.
Yuliati pun mengajak seluruh elemen koperasi untuk memperkuat sinergi dan soliditas gerakan.
“Mari kita perkuat gotong royong, kita hadirkan koperasi yang modern tanpa meninggalkan nilai luhur kebersamaan. Koperasi kuat, anggota sejahtera,” pungkasnya.
Dengan kepemimpinan baru ini, Dekopinda Jombang diharapkan semakin solid dan mampu meningkatkan kontribusi nyata terhadap pembangunan ekonomi daerah. (Fit)










Komentar untuk post