JOMBANG.TV — Satu per satu warga berjalan menuju lokasi bakti sosial di Desa Klitih, Kecamatan Plandaan, Minggu (3/5/2026).
Di redup situasi yang sederhana kawasan Dusun Nampu dan Dusun Papringan, percakapan warga, kader PKK, dan tenaga kesehatan berlangsung tanpa jarak.
Momen itulah yang tampak dalam kegiatan bakti sosial Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 Tahun 2026 yang digelar Tim Penggerak PKK Kabupaten Jombang bersama RSUD Jombang.
Ketua TP PKK Kabupaten Jombang, Yuliati Nugrahani Warsubi, hadir langsung menyapa masyarakat dan meninjau pelayanan kesehatan gratis yang diberikan kepada warga.
Mulai dari pemeriksaan tekanan darah hingga konsultasi kesehatan dasar, warga mendapat layanan tanpa dipungut biaya.
Dalam sambutannya, Yuliati menegaskan bahwa peringatan HKG PKK tidak boleh berhenti pada kegiatan seremonial semata, tetapi harus diwujudkan melalui aksi nyata yang manfaatnya dirasakan langsung masyarakat.
“Melalui kegiatan bakti sosial ini kita tidak hanya memperingati HKG PKK secara seremonial, tetapi juga menghadirkan aksi nyata yang langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujarnya.
Ia menyampaikan, tema HKG PKK tahun ini yakni “Kuatkan 10 Program Pokok PKK, Laksanakan Asta Cita, Wujudkan Indonesia Emas 2045”, menjadi pengingat bahwa gerakan PKK harus tetap dekat dengan persoalan masyarakat sehari-hari.
Melalui kegiatan tersebut, TP PKK Kabupaten Jombang menghadirkan pemeriksaan kesehatan gratis bagi warga Desa Klitih, khususnya masyarakat Dusun Nampu dan Papringan.
Pemeriksaan dilakukan sebagai langkah deteksi dini agar masyarakat lebih memahami kondisi kesehatannya.
Selain layanan kesehatan, TP PKK Kabupaten Jombang juga menyalurkan 66 paket bantuan sembako kepada warga penerima manfaat.
“Kegiatan ini diharapkan dapat membantu masyarakat mengetahui kondisi kesehatannya sejak dini sehingga memungkinkan dilakukan langkah pencegahan dan penanganan yang tepat. Selain itu, kami juga menyalurkan bantuan sembako sebagai bentuk kepedulian sosial,” tutur Yuliati.
Di sela kegiatan, sejumlah lansia tampak duduk berbincang sambil menunggu antrean pemeriksaan. Ada pula warga yang memilih langsung pulang setelah menerima bantuan.
Suasana berjalan sederhana, namun terasa hangat karena interaksi berlangsung dekat tanpa sekat formalitas.
Yuliati juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga semangat gotong royong dan kepedulian sosial dalam kehidupan bermasyarakat.
“Kami menyadari bahwa keberhasilan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat memerlukan dukungan dan kerja sama dari berbagai pihak,” katanya.
Bakti sosial tersebut menjadi salah satu upaya TP PKK Kabupaten Jombang untuk terus menghadirkan program yang tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat di tingkat desa. (Fit)










Komentar untuk post