JOMBANG.TV – Kejaksaan Negeri (Kejari) Jombang menggelar pemusnahan massal barang bukti dari puluhan kasus kriminal yang status hukumnya telah inkrah atau berkekuatan hukum tetap. Kegiatan ini berlangsung di halaman kantor Kejari setempat, pada Kamis sore (21/5/2026).
Aksi pemusnahan ini turut disaksikan dan dihadiri oleh perwakilan dari instansi terkait, mulai dari Pengadilan Negeri Jombang, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Jombang, Satreskrim dan Satresnarkoba Polres Jombang, hingga Dinas Kesehatan setempat.
Kepala Kejari Jombang, Dyah Ambarwati, mengungkapkan bahwa seluruh barang haram yang dihancurkan hari ini merupakan hasil sitaan dari total 51 perkara yang ditangani sepanjang bulan November 2025 hingga April 2026.
”Kami bersama jajaran Pengadilan Negeri, Lapas, Kasat Reskrim, Kasat Narkoba, serta Dinas Kesehatan Jombang berkumpul untuk memusnahkan barang bukti dan barang rampasan untuk tahun anggaran 2026,” jelas Dyah.
Barang bukti yang dilenyapkan meliputi, ganja kering 39.908,49 gram (sekitar 39,9 kg), sabu-sabu 445,76 gram, pil koplo/terlarang 402.956 butir, ponsel genggam 16 unit serta alat hisap (bong) 33 perangkat.
Jika dikonversikan ke dalam nilai mata uang, total nilai dari seluruh barang bukti yang disita dari para pelaku kejahatan ini diperkirakan menembus angka ratusan juta rupiah.
Untuk memastikan barang-barang tersebut rusak total dan tidak bisa disalahgunakan lagi, petugas menerapkan beberapa metode pemusnahan yang disesuaikan dengan jenis barangnya.
Untuk narkotika jenis sabu-sabu dan ratusan ribu pil terlarang, petugas menghancurkannya menggunakan mesin blender, lalu melarutkannya ke dalam air.
Sementara itu, barang bukti berupa telepon genggam serta timbangan digital dihancurkan secara manual menggunakan palu besi.
Terakhir, tumpukan ganja kering puluhan kilogram dimusnahkan dengan cara dibakar di dalam tong besi yang telah disediakan.
”Sabu dan pil kita hancurkan lewat blender kemudian dilarutkan ke air. Untuk handphone dan timbangan kita pukul pakai palu sampai rusak, lalu untuk ganja kita bakar langsung,” pungkas Dyah.(tam)










Komentar untuk post