JOMBANG.TV — Partisipasi Publik untuk Kesejahteraan dan Anak (PUSPA) Arimbi Kabupaten Jombang kembali menyapa masyarakat desa melalui program PUSPA Arimbi Goes To Desa. Kali ini, kegiatan digelar di Desa Kalikejambon, Kecamatan Tembelang.
Hadir sebagai narasumber, Ketua PUSPA Arimbi, Octadella Billytha Permatasari menegaskan bahwa penguatan peran perempuan dan perlindungan anak harus dimulai dari desa sebagai unit sosial paling dekat dengan masyarakat.

“Desa adalah ruang paling strategis untuk membangun kesadaran kolektif. Ketika perempuan diberi ruang belajar, ruang aman, dan ruang berpartisipasi, maka kesejahteraan keluarga dan anak akan ikut terangkat. PUSPA Arimbi hadir untuk mendorong partisipasi publik agar perubahan itu benar-benar tumbuh dari bawah,” ujar Octadella.
Ia menambahkan, PUSPA Arimbi mendorong perubahan dari desa dengan menempatkan perempuan dan anak sebagai subjek utama pembangunan.
Sebagai pemateri utama, Fifi Ekawati Rohmah dari Yayasan Pesantren Srikandi menekankan pentingnya pendidikan dan pengorganisasian perempuan melalui wadah yang berkelanjutan, salah satunya melalui Sekoper (Sekolah Perempuan).
“Sekolah perempuan bukan sekadar tempat belajar teori, tapi ruang bertumbuh. Di sini perempuan belajar mengenali haknya, memperkuat kepercayaan diri, dan saling menguatkan. Ketika perempuan kuat, desa juga akan menjadi lebih tangguh,” jelas Fifi.
Sementara itu, Niken Kinesti, fasilitator Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak (DRPPA), memaparkan bahwa pembangunan desa ramah perempuan dan anak membutuhkan komitmen bersama, bukan hanya program sesaat.
“DRPPA menjadi sebuah proses. Dibutuhkan kolaborasi antara pemerintah desa, kader, tokoh masyarakat, dan warga. Melalui sosialisasi PUSPA Arimbi dan pembentukan Sekoper, Desa Kejambon sudah mengambil langkah awal yang sangat penting,” ungkap Niken.
Kepala Desa Kejambon, Akhmad Iswahyudi, menyambut baik pelaksanaan PUSPA Arimbi Goes To Desa di wilayahnya. Ia menegaskan komitmen pemerintah desa untuk mendukung penuh keberlanjutan program yang berpihak pada perempuan dan anak.
“Kami berharap kegiatan ini tidak berhenti pada sosialisasi saja. Pemerintah desa siap mendukung Sekolah Perempuan dan program PUSPA Arimbi agar benar-benar berjalan dan memberi dampak nyata bagi perempuan, anak, dan keluarga di Desa Kejambon,” kata Akhmad Iswahyudi.
Turut hadir dalam kegiatan ini, Eko Supriyanto selaku Kabid PKHPA Dinas PPKB PPPA Kabupaten Jombang.
Kehadiran ini menegaskan komitmen lintas sektor dalam mendukung perlindungan perempuan dan anak hingga ke tingkat desa.
Selain sosialisasi Program PUSPA Arimbi, kegiatan ini juga menghasilkan pembentukan Sekoper (Sekolah Perempuan) sebagai wadah belajar dan penguatan kapasitas perempuan Desa Kejambon secara berkelanjutan.
Program ini diharapkan menjadi motor penggerak perubahan sosial yang berpihak pada perempuan dan anak, sekaligus memperkuat ketahanan keluarga di tingkat desa. (Fit)










Komentar untuk post