JOMBANG.TV — Kabupaten Jombang kembali menorehkan prestasi di tingkat Provinsi Jawa Timur. Inovasi SI-LAJANG (Sistem Informasi Laboratorium Lingkungan Jombang) yang dikembangkan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jombang berhasil masuk sebagai Finalis Top 45 Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (Kovablik) Jawa Timur Tahun 2025.
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, mewakili Gubernur Jawa Timur dalam acara penganugerahan Kovablik 2025 yang digelar di Surabaya, Jumat (12/12/2025). Penetapan Jombang sebagai finalis dituangkan dalam Piagam Penghargaan bernomor 100.3.3/3452/PTS/033.2/2025.
Inovasi SI-LAJANG diapresiasi karena mampu menghadirkan pelayanan laboratorium lingkungan yang lebih cepat, transparan, efisien, dan terintegrasi dengan mengusung konsep digitalisasi layanan publik.

Sistem ini dinilai mempermudah masyarakat, pelaku usaha, hingga instansi pemerintah dalam mengakses layanan uji laboratorium lingkungan secara daring.
Bupati Jombang, H. Warsubi, menyampaikan kebanggaannya atas pencapaian tersebut. Menurutnya, prestasi ini merupakan bukti bahwa Jombang terus berkomitmen melakukan transformasi layanan publik.
“Alhamdulillah, Jombang kembali menjadi bagian dari inovasi terbaik di Jawa Timur. SI-LAJANG adalah salah satu wujud komitmen kami dalam menghadirkan layanan yang cepat, transparan, dan akuntabel. Penghargaan ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus berbenah dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Bupati Warsubi.
Beliau juga mengapresiasi kinerja DLH Jombang yang terus melakukan terobosan digital dalam pelayanan lingkungan.
“Saya berterima kasih kepada seluruh jajaran DLH yang telah bekerja keras. Inovasi seperti ini harus terus dikembangkan agar manfaatnya semakin dirasakan masyarakat luas,” imbuhnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Jombang, Miftahul Ulum menegaskan, SI-LAJANG lahir dari arahan Bupati yang menekankan pentingnya percepatan dan transparansi layanan.
“Kami dari DLH senantiasa melaksanakan arahan dari Abah Bupati bahwa pelayanan kepada masyarakat harus cepat, transparan, dan akuntabel. Karena itu beberapa tahun terakhir kami mengembangkan aplikasi yang kami sebut SI-LAJANG sebagai terobosan digitalisasi layanan Laboratorium Lingkungan di Kabupaten Jombang,” jelasnya.
Ia menambahkan, inovasi tersebut telah memberi dampak positif bagi masyarakat dan mendapat pengakuan dari Provinsi Jawa Timur.
“Syukur alhamdulillah, upaya yang sudah berjalan dan terbukti bermanfaat bagi masyarakat ini diapresiasi sangat positif oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui penghargaan Kovablik 2025,” tuturnya.
Dengan raihan tersebut, Pemkab Jombang berharap semakin banyak inovasi pelayanan publik yang lahir dari setiap perangkat daerah, sejalan dengan komitmen menghadirkan tata kelola pemerintahan yang modern dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. (Fit)











Komentar untuk post