• About
  • Contcat Us
Selasa, 21 Juli, 2026
Jombang TV
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • Login
  • Home
  • BERITA
  • POLITIK DAN PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • INFO
  • HIBURAN
  • Berita Foto
  • Video
  • Home
  • BERITA
  • POLITIK DAN PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • INFO
  • HIBURAN
  • Berita Foto
  • Video
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
Jombang TV
Home BERITA

PUSPA Arimbi: Gerakan yang Tidak Menunggu Panggung untuk Menyuarakan Aspirasi

Fit Oleh Fit
22 Desember 2025
0
PUSPA Arimbi: Gerakan yang Tidak Menunggu Panggung untuk Menyuarakan Aspirasi
167
DIBAGIKAN
235
DILIHAT
Share on FacebookShare on TwitterWhatsApp

JOMBANG.TV- Di Jombang, ada sebuah gerakan perempuan yang lahir dari tempat-tempat yang selama ini dianggap “biasa”. Balai desa yang panas, ruang perpustakaan yang sunyi, hingga lorong sekolah yang ramai tapi menyimpan banyak hal tak terucap.

Di ruang-ruang itulah Forum Partisipasi Publik untuk Kesejahteraan Perempuan dan Anak (PUSPA) Arimbi bergerak sebagai ekosistem yang menautkan pemerintah, komunitas, akademisi, dunia usaha, media, organisasi keagamaan, sampai para pegiat perlindungan perempuan dan anak.

BacaJuga

Diduga Edarkan Pil Dobel L, Pegawai Swasta di Jombang Diciduk Polisi

Kreatif! Polsek Peterongan Sosialisasikan Bahaya Narkoba Lewat Musik di MPLS SMPN 1

PUSPA Arimbi dirancang sebagai wadah kolaborasi multipihak untuk mengedukasi, mendampingi, dan mengadvokasi persoalan perempuan dan anak, sekaligus mendorong agenda three ends (mengakhiri kekerasan, perdagangan orang, dan kesenjangan akses ekonomi terhadap perempuan).

Namun cara PUSPA Arimbi “membaca” persoalan terasa berbeda. Mereka tidak menunggu laporan menjadi statistik. Mereka mendatangi sumbernya, baik dari desa maupun sekolah sebelum luka jadi kebiasaan.

Dari Desa: Perempuan Bukan “Objek Program”, Tapi Subjek Perubahan

ADVERTISEMENT

Program PUSPA Goes to Desa menyasar titik yang paling dekat dengan kehidupan: rumah tangga dan tetangga.

Di Balai Desa Tanggungkramat, Ploso, misalnya, isu pemberdayaan dibawa ke hal paling realistis, kemandirian ekonomi dan keberanian bersuara.

Dalam salah satu kegiatan, PUSPA Arimbi menekankan bahwa ketika perempuan sadar haknya, mereka mulai berani meminta pertolongan, dan di situlah sistem pendampingan harus siap hadir.

Ketua PUSPA Arimbi, Octadella Billytha Permatasari, menangkap momen ini sebagai awal yang penting. Ia menyebut perempuan desa bukan sedang “diajari”, melainkan sedang membangun keberanian untuk terlibat dalam pembangunan.

“Saya bangga melihat perempuan desa mulai membuka ruang diskusi dan belajar bersama. Mereka tidak hanya mencari pengetahuan, tetapi membangun keberanian. Dan keberanian itu sangat penting agar perempuan bisa terlibat dalam pembangunan desa,” ungkapnya.

Nada yang sama muncul saat PUSPA Arimbi hadir dalam penguatan di Desa Mojokrapak. Bukan di aula megah, melainkan di ruang perpustakaan desa.

Karpet merah di lantai, rak buku di sekeliling, dan lingkaran kecil perempuan yang menulis, mendengar, lalu menyampaikan aspirasi. Di sana, Octadella memberi lecutan singkat yang terasa “anti-mainstream”. Bukan tentang siapa paling hebat, melainkan siapa paling konsisten.

“Yang penting bukan siapa yang paling hebat, tetapi siapa yang mau berjalan konsisten untuk perubahan yang dirasakan langsung.”

Di Mojokrapak, PUSPA Arimbi juga menginisiasi penguatan SEKOPER (Sekolah Perempuan). SEKOPER mengajak perempuan memahami indikator, data pilah, perdes ramah perempuan dan anak, hingga keterwakilan perempuan di ruang formal. Ini adalah cara baru membaca desa dengan kacamata hak dan kebijakan.

Ke Sekolah: Menjaga Remaja Sebelum “Salah Pilih” Jadi Penyesalan

Jika desa adalah akar, maka remaja adalah tunas. PUSPA Arimbi menaruh perhatian besar pada edukasi anak-anak dan remaja lewat PUSPA Goes to School.

Edukasi tentang kesehatan reproduksi, kesehatan mental, perlindungan diri, hingga pencegahan perundungan diberikan.

Di SMKN 2 Jombang, PUSPA Arimbi membawa pesan yang tegas, dimana remaja perlu ruang aman dan literasi untuk menjaga dirinya. Yang menarik, para siswa diajak untuk berpikir bersama. Bukan hanya “dinasihati”, tapi juga diberikan edukasi untuk melengkapi pengetahuan mereka dalam menjaga diri dan menyayangi teman.

“Kami di PUSPA Arimbi berkomitmen hadir di ruang-ruang remaja untuk memastikan mereka tumbuh dengan sehat, kuat, dan percaya diri. Karena bekal itu penting untuk memastikan mereka tumbuh dengan sehat dan selamat,” tegasnya.

Sementara di SMKN 1 Jombang, ia menyampaikan kalimat yang mudah diingat remaja, karena dekat dengan dunia mereka. Adalah mimpi yang dijadikan pijakan untuk kompas perilaku.

“Berani bermimpi berarti berani menjaga diri. Kalau kita punya mimpi, kita tahu mana pilihan yang harus diambil dan mana yang berisiko menghambat masa depan,” katanya.

Di SMK Dwija Bakti 2, fokus diarahkan pada bullying dan ruang aman. PUSPA Arimbi membawa jargon yang ringan tapi kuat: “Sehat, Bisa, Bahagia.”

Octadella menekankan bahwa kegiatan ini bukan event sekali lewat, melainkan gerakan jangka panjang agar sekolah menjadi ekosistem yang saling menguatkan.

“Puspa Goes to School hadir untuk memastikan setiap anak Jombang tumbuh dalam ruang yang sehat, merasa mampu, dan bahagia… Kami ingin siswa menjadi generasi yang saling menguatkan, bukan saling menjatuhkan,” ungkapnya.

Menjadi Bagian dari Pemerintah, Tapi Bergerak dengan Cara Komunitas

Yang membuat PUSPA Arimbi menarik adalah, PUSPA bekerja seperti komunitas, tetapi terhubung dengan struktur pemerintah daerah.

Secara kelembagaan, PUSPA Arimbi disebut sebagai forum multipihak yang melibatkan unsur lintas lembaga dan berkelindan dengan perangkat daerah terkait pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak.

Bahkan sejak awal pembentukannya, PUSPA Arimbi diarahkan untuk memperkuat sinergi berbagai pihak dalam upaya mengakhiri kekerasan pada perempuan dan anak serta kesenjangan yang masih membelit akses perempuan.

Dengan kata lain, PUSPA Arimbi tidak berdiri di luar pemerintah, tapi juga tidak terjebak bahasa birokrasi. Ia menjembatani dengan membawa bahasa kebijakan ke ruang warga, dan membawa suara warga kembali ke ruang keputusan.

Lecutan yang Tidak Biasa

PUSPA Arimbi seolah mengingatkan kita pada satu hal sederhana tapi sering terlupa: pemberdayaan tidak selalu dimulai dari “program besar”, melainkan dari keberanian kecil yang terus diulang.

Di karpet merah perpustakaan desa, di bangku sekolah, di forum diskusi yang tanpa panggung megah, PUSPA Arimbi menanam kebiasaan baru, dimana perempuan berani menyusun aspirasi, remaja berani menjaga diri, dan komunitas berani tidak menormalisasi kekerasan.

Dan mungkin, itulah bentuk kemajuan yang paling “sunyi” tapi paling nyata: perubahan yang tidak ramai di awal, namun terasa di rumah, dan bertahan lama. (Fit)

Tags: kekerasan pada anak dan perempuankekerasan pada perempuanPuspapuspa arimbipuspa gayatriPuspa goes to desaPuspa goes to school

Berita Terkait

Lawatan dari Teheran, KH Yahya Cholil Staquf Cek Kesiapan Tuan Rumah Muktamar NU di Tambakberas

Lawatan dari Teheran, KH Yahya Cholil Staquf Cek Kesiapan Tuan Rumah Muktamar NU di Tambakberas

1 minggu yang lalu
157
Hanya Jaring 1 Murid Baru, Jumlah Siswa SDN Mojongapit 3 Jombang Merosot Tajam

Hanya Jaring 1 Murid Baru, Jumlah Siswa SDN Mojongapit 3 Jombang Merosot Tajam

1 minggu yang lalu
174
Perkuat Marwah Pers di Zaman Digital, PWI Jombang Gembleng 41 Wartawan Melalui OKK

Perkuat Marwah Pers di Zaman Digital, PWI Jombang Gembleng 41 Wartawan Melalui OKK

1 minggu yang lalu
160
Dampak Positif Muktamar NU, Bisnis Sewa Rumah di Tambakberas Jombang Laris Manis

Dampak Positif Muktamar NU, Bisnis Sewa Rumah di Tambakberas Jombang Laris Manis

2 minggu yang lalu
175
Peringati Hari Bhayangkara ke-80, Kapolres Jombang Serahkan Penghargaan untuk Personel dan Warga Berprestasi

Peringati Hari Bhayangkara ke-80, Kapolres Jombang Serahkan Penghargaan untuk Personel dan Warga Berprestasi

2 minggu yang lalu
158
KNPI Jombang Temui Bupati Warsubi, Siap Jadi Mitra Strategis dan Mitra Kritis Pembangunan Daerah

KNPI Jombang Temui Bupati Warsubi, Siap Jadi Mitra Strategis dan Mitra Kritis Pembangunan Daerah

2 minggu yang lalu
161
Next Post
Keluarga Kuat, Generasi Hebat: Pesan HUT ke-26 Dharma Wanita Jombang

Keluarga Kuat, Generasi Hebat: Pesan HUT ke-26 Dharma Wanita Jombang

Semangkuk Sayur Sop di Senja Hari: Tawa Balita, Jemari Ibu, dan Janji Tumbuh Sehat di Desa Kepatihan

Semangkuk Sayur Sop di Senja Hari: Tawa Balita, Jemari Ibu, dan Janji Tumbuh Sehat di Desa Kepatihan

Dari Cahaya Lilin hingga Pos Frozen: Malam Natal yang Menyatukan Jombang

Dari Cahaya Lilin hingga Pos Frozen: Malam Natal yang Menyatukan Jombang

Foto ilustrasi : Upah MInimum Kabupaten Jombang telah ditetapkan menjadi Rp3.320.770 naik sebesar 5,86 persen dari tahun sebelumnya. (Foto oleh bangunstockproduction)

UMK Jombang 2026 Naik Jadi Rp3,32 Juta, Berlaku Mulai Januari

Dukung Program MBG, SPPG Perak Jombang Ditargetkan Beroperasi Januari 2026

Dukung Program MBG, SPPG Perak Jombang Ditargetkan Beroperasi Januari 2026

Komentar untuk post

Cari Berita

Trending News

  • Dari GPMN ke Gema Puan untuk Pilpres 2024

    Gema Puan : Relawan Jokowi Mulai Panik

    8727 Dibagikan
    Share 3491 Tweet 2182
  • Polisi Lumpuhkan Pria Bersenjata Tajam Yang Mengamuk di Mako Polres Jombang

    4731 Dibagikan
    Share 1892 Tweet 1183
  • Serentak se-Indonesia Warga Thoriqoh Shidiqiyah Persiapkan Peringatan Maulid Nabi

    3700 Dibagikan
    Share 1480 Tweet 925
  • POCIL Jadi Sorotan dalam Upacara Penurunan Bendera HUT ke-80 RI di Alun-Alun Jombang

    3402 Dibagikan
    Share 1361 Tweet 851
  • Diskon PPnBM 100% Berlanjut, Ini Deretan Harga Mobil Toyota

    2633 Dibagikan
    Share 1053 Tweet 658
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
Jombang TV

PT. Kahuripan Loka Media, menyajikan berita dan hiburan terkini, aktual dan terpercaya dari wilayah Jombang dan sekitarnya.

Terbaru

Tuntut Solusi PHK Massal, Puluhan Buruh PT SGS Jombang Dirikan Tenda Depan Kantor Disnaker

Dekranasda Jombang Gandeng Lia Afif, 13 Motif Batik Siap Tampil di IFW 2026

Diduga Edarkan Pil Dobel L, Pegawai Swasta di Jombang Diciduk Polisi

Kreatif! Polsek Peterongan Sosialisasikan Bahaya Narkoba Lewat Musik di MPLS SMPN 1

Trending

Dua Hari Tak Masuk Kerja, Seorang Juru Masak di Jombang Ditemukan Meninggal di Kamarnya

Yuliati Nugrahani Apresiasi Prestasi Putra-Putri Jombang di Ajang Indonesia Model Search 2026

Tak Pandang Latar Belakang, Pemkab Jombang Pastikan Seluruh Warga Berhak Berobat

Estafet Kepemimpinan di Polres Jombang: Kasat Reskrim dan Sederet Kapolsek Resmi Berganti

© 2016 - 2025 PT. Garuda Media Telematika

Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERITA
  • POLITIK DAN PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • KRIMINAL
  • EKONOMI
  • BERITA FOTO
  • Video

© 2016 - 2025 PT. Garuda Media Telematika

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In