JOMBANG.TV – Aksi ugal-ugalan sebuah bus antarkota kembali meresahkan pengguna jalan. Satlantas Polres Jombang terpaksa menghentikan paksa bus PO Harapan Jaya bernomor polisi AG 7044 US, setelah kedapatan melaju secara berbahaya di kawasan perlintasan kereta api (KA) Bandarkedungmulyo, Senin 16/02/26.
Ironisnya, saat diperiksa, pengemudi dan kernet bus tersebut diketahui sedang dalam pengaruh alkohol.
Penangkapan ini bermula dari patroli rutin hunting system yang dilakukan unit Turjawali sekitar pukul 17.15 WIB. Saat itu petugas di lapangan mencurigai gerak-gerik bus yang melaju tidak stabil dan nekat menerobos marka jalan di area rel kereta api.
Saat proses pemeriksaan dokumen kendaraan, polisi mencium aroma alkohol yang sangat kuat dari sang sopir, AB (31), asal Mojokerto, serta kernetnya, DI (27), asal Tulungagung.
Kecurigaan petugas terbukti saat penggeledahan dilakukan di dalam kabin bus. Polisi menemukan barang bukti berupa satu botol minuman keras jenis arak.
“Kami mendapati bus tersebut melanggar marka di perlintasan KA dengan cara yang sangat berisiko. Saat diinterogasi, aroma alkohol sangat menyengat, dan benar saja, ditemukan sisa minuman keras di dalam kabin,” ungkap Kasatlantas Polres Jombang, AKP Anjar Rahmad Putra.
Menyadari keselamatan nyawa puluhan orang terancam, polisi segera bertindak dengan menurunkan sekitar 61 penumpang yang ada di dalam bus. Pihak kepolisian kemudian berkoordinasi dengan manajemen PO Harapan Jaya untuk mengirimkan bus pengganti agar perjalanan para penumpang tidak terlantar.
Terkait proses hukum, AKP Anjar menegaskan tidak ada toleransi bagi pelanggaran yang membahayakan publik ini.
“Sopir dan kernet dibawa ke unit Urkes untuk tes kesehatan. Sedangkan terkait kasus dan barang bukti miras dilimpahkan ke Sat Samapta Polres Jombang,” tuturnya.
Sebagai sanksi tambahan, bus tersebut disita dan dikandangkan di kantor Satlantas selama satu bulan penuh.
“Langkah ini kami ambil sebagai efek jera. Keselamatan penumpang dan pengguna jalan lain adalah prioritas utama yang tidak bisa ditawar,” pungkas AKP Anjar.(tam)










Komentar untuk post