• About
  • Contcat Us
Selasa, 21 Juli, 2026
Jombang TV
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • Login
  • Home
  • BERITA
  • POLITIK DAN PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • INFO
  • HIBURAN
  • Berita Foto
  • Video
  • Home
  • BERITA
  • POLITIK DAN PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • INFO
  • HIBURAN
  • Berita Foto
  • Video
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
Jombang TV
Home SOSIAL DAN BUDAYA

“Darpana”: Ketika Panggung Menyodorkan Cermin Tentang Kuasa, Delusi, dan Luka yang Tak Terucap

Fit Oleh Fit
2 Agustus 2025
0
“Darpana”: Ketika Panggung Menyodorkan Cermin Tentang Kuasa, Delusi, dan Luka yang Tak Terucap
402
DIBAGIKAN
566
DILIHAT
Share on FacebookShare on TwitterWhatsApp

JOMBANG.TV– Malam turun perlahan di Gedung Kesenian Jombang (GKJ), Sabtu (2/8/2025). Namun, atmosfer di dalamnya justru menghangat.

Tiga malam berturut-turut, Jumat, Sabtu, dan Minggu (1-3 Agustus 2025), panggung utama GKJ berubah menjadi dunia yang penuh tanya dan teka-teki, lewat pementasan Darpana yang merupakan karya adaptasi Fandi Ahmad dari lakon maaf, maaf, maaf karya N. Riantiarno. Ini merupakan karya ke-44 dari Komunitas Teater Tombo Ati.

BacaJuga

Foto : Gambus Misri dan Harmoni Budaya yang Terus Bertahan

Peduli Bencana, Polres Jombang Beri Bantuan dan Rangkul Mahasiswa Perantauan Asal Sumatra

Sejak dimulai, penonton langsung digiring masuk ke dalam lanskap yang agung: latar menyerupai istana kerajaan, takhta megah yang bagian sandarannya menyerupai cermin dalam ukuran yang besar, dan kostum yang begitu detail menyerupai dunia pewayangan.

Nama-nama yang tak asing dari dunia epik muncul satu per satu: Dasamuka sang Kaisar Rahwana, Bandhem Prahasta, Rama, Shinta, Laksmana, Sarpanaka, hingga Wibisana.

Drama ini seperti membawakan kembali kisah klasik Ramayana. Hingga tiba-tiba, alur mengelupas satu per satu, mengungkap sesuatu yang jauh lebih dalam dan getir.

Dasamuka yang perkasa, rupanya bukan raja sesungguhnya. Ia adalah Ario. Seorang pensiunan tokoh masyarakat, yang dulu disegani, dipuja, dan menduduki posisi penting. Tapi waktu telah berjalan, dan Ario tak pernah benar-benar siap melepas segala kuasa dan kehormatan itu.

Di tengah sunyi masa pensiunnya, ia kehilangan arah dan mulai menciptakan dunianya sendiri. Dunia delusi.

Ia menjelma menjadi Dasamuka dalam pikirannya. Rumahnya disulap menjadi istana. Istrinya dipaksa memerankan Dewi Shinta, adiknya menjadi Sarpanaka.

Semua keluarga terperangkap dalam skenario besar ciptaannya. Ario tak lagi hidup di dunia nyata. Ia hidup dalam lakon agung ciptaan batinnya yang retak.

Dialog-dialog yang dilontarkan para tokoh terasa menggigit, sekaligus jenaka. Penonton dibuat tertawa, namun bukan tanpa getir.

Beberapa dialog menyelipkan sindiran halus kepada pemerintah dan penguasa, lalu tentang ketidakadilan, tentang lupa asal, dan tentang pemimpin yang lebih sibuk mencintai bayangannya sendiri daripada rakyatnya.

Penataan panggung begitu cermat: pencahayaan yang dinamis, setting latar yang terus berganti mengikuti suasana batin Ario dan detail artistik yang memperkuat kegilaan yang semakin menelan karakter utama.

Ada saat ketika seluruh panggung gelap kecuali satu sorot merah yang menyinari wajah Aryo, memperlihatkan betapa kuasa bisa melenyapkan jati diri.

Namun tak ada yang benar-benar siap pada bagian akhir.

Saat Ario, atau Dasamuka, akhirnya tak bisa lagi dikendalikan. Para anak dan keluarga yang selama ini menahan luka diam-diam, mengambil keputusan berat.

Mereka akhirnya memakaikan Ario baju rumah sakit jiwa dengan ukuran lengan cukup panjang dan siap menggantung tali-tali berwarna putih.

ADVERTISEMENT

Satu per satu tali itu dililitkan ke tubuh Ario, mereka mengikatnya di tengah panggung. Ario berontak dan berteriak meminta tolong. Bukan pada rakyatnya, bukan pada tentaranya, tetapi pada Shinta dan Sarpanaka. Istri dan adik yang selama ini hanya bisa menurut demi damai keluarga dan satu-satunya yang Ario miliki hari ini, Kebanggaan dirinya.

Tangis keduanya pecah. Jerit Sarpanaka dan Shinta menggema, mereka terduduk dan bersimpuh tak kuasa menahan tangis pilu, melampaui sekat panggung, menampar kesadaran. Penonton banyak yang tercekat. Beberapa menutup mulut. Di tengah sorot lampu yang memutih, suasana hening tak terhindarkan.

Tak ada kematian. Tapi penonton tahu. Ada sesuatu yang mati malam itu. Itu adalah ego, delusi, dan kuasa yang tak sempat pamit.

Usai pentas, sang sutradara Imam Ghozali muncul.

“Darpana ini cermin. Kita semua bisa menjadi Ario dalam versi kecil. Saat tak siap kehilangan kuasa. Saat tak lagi tahu siapa diri kita sebenarnya. Pertanyaannya cuma satu, Sudikah kita bercermin?”

Sebagai karya ke-44 Komunitas Tombo Ati di usia mereka yang ke-29 tahun, Darpana bukan sekadar pertunjukan. Ia adalah lintasan jiwa. Menyuguhkan tawa, luka, dan renungan.

Ruang GKJ yang selama ini hanya menjadi tempat pementasan, malam itu menjelma menjadi ruang batin yang rapuh, jujur, dan sangat manusiawi.

Dan Darpana, lebih dari sekadar lakon, adalah suara lirih yang mungkin selama ini kita kubur dalam diam. (FIT)

Tags: gedung kesenian jombangkeseniankomunitas tombo atipementasan teaterTeater

Berita Terkait

Menjemput Inspirasi dari Sleman: Langkah PKK Jombang Menguatkan Keluarga dari Desa

Menjemput Inspirasi dari Sleman: Langkah PKK Jombang Menguatkan Keluarga dari Desa

7 bulan yang lalu
325
PKK Jombang Latih Kader dengan Kompetensi Lengkap: Gizi Keluarga, Digital Parenting hingga Program Desa

PKK Jombang Latih Kader dengan Kompetensi Lengkap: Gizi Keluarga, Digital Parenting hingga Program Desa

8 bulan yang lalu
238
PKK Jombang Naik Level! TOT 2025 Siapkan Kader Kompeten

PKK Jombang Naik Level! TOT 2025 Siapkan Kader Kompeten

8 bulan yang lalu
283
PUSPA Goes to Desa: Perempuan Harus Berdaya, Berani Bersuara, dan Terlindungi

PUSPA Goes to Desa: Perempuan Harus Berdaya, Berani Bersuara, dan Terlindungi

8 bulan yang lalu
242
Puspa Goes to School Hadir di SMK Dwija Bakti 2, Fokus Cegah Perundungan di Kalangan Remaja

Puspa Goes to School Hadir di SMK Dwija Bakti 2, Fokus Cegah Perundungan di Kalangan Remaja

8 bulan yang lalu
301
Jombang Raih Penghargaan di Harkanas Jatim 2025, Forikan Dinilai Berprestasi Gerakkan Konsumsi Ikan

Jombang Raih Penghargaan di Harkanas Jatim 2025, Forikan Dinilai Berprestasi Gerakkan Konsumsi Ikan

8 bulan yang lalu
452
Next Post
Reformasi Agribisnis Panglungan: Langkah Nyata Dongkrak PAD Jombang

Reformasi Agribisnis Panglungan: Langkah Nyata Dongkrak PAD Jombang

Bus Mira Hantam Truk Parkir di Jombang Hingga Nyungsep ke Sungai

Bus Mira Hantam Truk Parkir di Jombang Hingga Nyungsep ke Sungai

Sebanyak 120 seniman memarmerkan karya seni mereka dalam gelaran artsubs 2025 di Balai Pemuda Surabaya. (foto : instagram/@art.subs)

ARTSUBS 2025: Ketika Ragam Material Menyulap Balai Pemuda Jadi Ruang Imajinasi

Pemkab Jombang Dukung Penuh Target Nasional Pengelolaan Sampah 2029

Pemkab Jombang Dukung Penuh Target Nasional Pengelolaan Sampah 2029

Empat Siswa Sekolah Rakyat Jombang Tembus Paskibra Mojoagung, Bukti Semangat Tak Terbatas Sekat

Empat Siswa Sekolah Rakyat Jombang Tembus Paskibra Mojoagung, Bukti Semangat Tak Terbatas Sekat

Komentar untuk post

Cari Berita

Trending News

  • Dari GPMN ke Gema Puan untuk Pilpres 2024

    Gema Puan : Relawan Jokowi Mulai Panik

    8727 Dibagikan
    Share 3491 Tweet 2182
  • Polisi Lumpuhkan Pria Bersenjata Tajam Yang Mengamuk di Mako Polres Jombang

    4731 Dibagikan
    Share 1892 Tweet 1183
  • Serentak se-Indonesia Warga Thoriqoh Shidiqiyah Persiapkan Peringatan Maulid Nabi

    3700 Dibagikan
    Share 1480 Tweet 925
  • POCIL Jadi Sorotan dalam Upacara Penurunan Bendera HUT ke-80 RI di Alun-Alun Jombang

    3402 Dibagikan
    Share 1361 Tweet 851
  • Diskon PPnBM 100% Berlanjut, Ini Deretan Harga Mobil Toyota

    2633 Dibagikan
    Share 1053 Tweet 658
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
Jombang TV

PT. Kahuripan Loka Media, menyajikan berita dan hiburan terkini, aktual dan terpercaya dari wilayah Jombang dan sekitarnya.

Terbaru

Ratusan Ribu Jemaah Diprediksi Membanjiri Tambakberas Saat Muktamar NU ke-35

Jaksa Tuntut 4 Terdakwa Perkara Greenhouse Ganja di Jombang dengan Hukuman Bervariasi

Tuntut Solusi PHK Massal, Puluhan Buruh PT SGS Jombang Dirikan Tenda Depan Kantor Disnaker

Dekranasda Jombang Gandeng Lia Afif, 13 Motif Batik Siap Tampil di IFW 2026

Trending

Dua Hari Tak Masuk Kerja, Seorang Juru Masak di Jombang Ditemukan Meninggal di Kamarnya

Yuliati Nugrahani Apresiasi Prestasi Putra-Putri Jombang di Ajang Indonesia Model Search 2026

Tak Pandang Latar Belakang, Pemkab Jombang Pastikan Seluruh Warga Berhak Berobat

Estafet Kepemimpinan di Polres Jombang: Kasat Reskrim dan Sederet Kapolsek Resmi Berganti

© 2016 - 2025 PT. Garuda Media Telematika

Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERITA
  • POLITIK DAN PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • KRIMINAL
  • EKONOMI
  • BERITA FOTO
  • Video

© 2016 - 2025 PT. Garuda Media Telematika

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In