JOMBANG.TV – Imbas kemacetan panjang di jalur arteri Jombang pada momen libur Lebaran, sejumlah pemudik kini mulai melirik jalur alternatif masuk ke perkampungan. Namun, fenomena ini justru memicu titik kemacetan baru di jalan-jalan desa yang tidak mampu menampung volume kendaraan.
Berdasarkan pantauan di lapangan, pada Senin (23/03/2026) siang sekitar pukul 12.00 WIB, arus kendaraan roda empat tampak memadati jalan sempit di Desa Kayen, Kecamatan Bandar Kedungmulyo. Jalur ini sejatinya merupakan “jalan tikus” yang menghubungkan wilayah Jombang dengan Kediri.
Kondisi paling parah terlihat di Desa Mojokambang. Jalan rabat beton yang hanya memiliki lebar sekitar 6 meter tersebut harus menampung ratusan kendaraan dari dua arah berlawanan. Akibatnya, antrean kendaraan mengular hingga sepanjang 1 kilometer di tengah pemukiman warga.
Abdul Basit (54), warga setempat yang turut membantu mengatur lalu lintas, menyebutkan bahwa pemudik sengaja masuk ke desa karena menghindari mandeknya arus di jalan nasional.
”Pengendara dialihkan ke sini karena jalan utama macet total. Tapi masalahnya, infrastruktur jalan alternatif ini kurang memadai untuk kendaraan sebanyak ini,” ujar Basit di lokasi kejadian.
Menurut Basit, kepadatan ini sudah terjadi sejak H+2 Lebaran kemarin. Puncak arus kendaraan biasanya terjadi antara pukul 12.00 WIB hingga 18.00 WIB, didominasi oleh mobil pribadi. “Kemarin bahkan lebih parah dari sekarang. Pengaturan di sini murni inisiatif warga,” imbuhnya.
Menanggapi kondisi tersebut, Kapolres Jombang AKBP Ardi Kurniawan menyatakan bahwa pihak kepolisian terus berupaya maksimal melakukan rekayasa lalu lintas di jalur utama Bandar Kedungmulyo. Salah satu strateginya adalah mengalihkan arus dari Exit Tol Bandar Kedungmulyo menuju Simpang 3 Jatipelem.
Langkah ini diharapkan dapat mengurangi beban volume kendaraan sehingga pemudik tidak perlu lagi mencari jalur alternatif ke jalan-jalan desa yang sempit.
”Kami terus melakukan rekayasa agar arus tetap mengalir meski padat. Fokus kami adalah memastikan masyarakat tetap nyaman dan aman saat melakukan silaturahmi di hari raya ini,” tegas AKBP Ardi.(tam)













Komentar untuk post