JOMBANG.TV – Pemerintah Kabupaten Jombang memberikan apresiasi kepada desa, sekolah, pondok pesantren, serta pegiat lingkungan yang berhasil meraih penghargaan lingkungan hidup tingkat provinsi dan nasional.
Apresiasi tersebut disampaikan dalam audiensi bersama para penerima penghargaan di Ruang Tamu Swagata Pendopo Kabupaten Jombang, Selasa (27/1/2026).
Audiensi dipimpin langsung oleh Bupati Jombang Warsubi, didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Jombang Agus Purnomo, staf ahli, asisten, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, serta Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Warsubi menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya atas berbagai capaian Kabupaten Jombang di bidang pelestarian lingkungan sepanjang tahun 2025, baik di tingkat nasional maupun Provinsi Jawa Timur.
“Penghargaan merupakan bukti nyata bahwa kesadaran lingkungan di Jombang tumbuh dari bawah, dari kampung, sekolah, hingga pondok pesantren,” ujar Warsubi.
Pada tingkat nasional, Kabupaten Jombang berhasil meraih sejumlah penghargaan bergengsi, di antaranya Program Kampung Iklim (ProKlim) Lestari yang diraih RW III Kelurahan Kaliwungu, Kecamatan Jombang.
Selain itu, lanjut dia, ProKlim Utama Sertifikat Tahun 2025 diraih oleh Dusun Kandangan Desa Carangrejo Kecamatan Kesamben, Dusun Kopensari Desa Rejoagung Kecamatan Ploso, serta Dusun Made Desa Made Kecamatan Kudu.
Di bidang pendidikan, penghargaan Sekolah Adiwiyata Mandiri Tahun 2025 diraih oleh SMPN 1 Mojowarno dan SMP Ahmad Wahid Hasyim Tebuireng.
Sementara Sekolah Adiwiyata Nasional Tahun 2025 diraih oleh SDN Losari Ploso, SMPN 1 Kudu, MTsN 17 Jombang, MTsN 11 Jombang, MTsS Salafiyah Syafi’iyah Bandung Diwek, serta MAN 7 Jombang.
Prestasi juga diraih di tingkat Provinsi Jawa Timur. Sejumlah sekolah memperoleh Penghargaan Sekolah Adiwiyata Provinsi Tahun 2025, di antaranya SMPN 1 Mojoagung, SMPN 2 Mojoagung, SMPN 2 Diwek, SDN Kayangan 1, MTsN 7 Jombang, MTs Mambaul Ulum Murukan, serta MTs Miftahul Ulum Jarak Kulon.
Selain itu, Pondok Pesantren Al-Khodijiyyah Jombang meraih Penghargaan Eco Pesantren Tahun 2024 Kategori Rintisan, sementara Pondok Pesantren Babussalam Jombang meraih Eco Pesantren Tahun 2025 Kategori Pratama. Penghargaan Pelestari Fungsi Lingkungan Hidup Tahun 2025 Kategori Pembina Lingkungan juga diberikan kepada Hj. Maftuhah Mustiqowati atas dedikasi dan kontribusinya dalam pembinaan lingkungan hidup.
Tak hanya itu, Penghargaan Desa Berseri Tahun 2025 diberikan kepada Desa Carangrejo Kecamatan Kesamben sebagai Desa Berseri Tingkat Madya dan Desa Rejoagung Kecamatan Ploso sebagai Desa Berseri Tingkat Pratama.
Bupati Warsubi menegaskan bahwa pelestarian lingkungan harus menjadi gerakan bersama yang berkelanjutan, bukan berhenti pada capaian penghargaan semata.
“Menjaga lingkungan bukan pekerjaan satu hari atau satu program. Bukan pekerjaan satu atau dua orang sjaa melainkan menjadi komitmen jangka panjang bagi seluruh masyarakat Jombang. Apa yang sudah diraih hari ini harus dijaga, dirawat, dan ditularkan agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh generasi yang akan datang,” tegasnya.
Ia berharap prestasi ini dapat menjadi inspirasi bagi desa dan kecamatan lain di Kabupaten Jombang untuk terus memperkuat budaya peduli lingkungan demi keberlanjutan alam dan kualitas hidup masyarakat. (Fit)












Komentar untuk post