JOMBANG.TV – Pengajian Rutin dan Tahlil Kubro PAC Muslimat NU Kecamatan Tembelang yang digelar di Masjid As-Sami’, Desa Mojokrapak, Minggu (1/2/2026), menjadi forum penting dalam memperkuat ketahanan sosial dan keluarga di tingkat masyarakat desa.
Bupati Jombang H. Warsubi yang hadir langsung dalam kegiatan tersebut menegaskan bahwa pengajian rutin Muslimat NU memiliki posisi strategis dalam menjaga kohesi sosial, menanamkan nilai keagamaan, serta memperkuat solidaritas antarwarga di tengah dinamika sosial yang terus berkembang.
Kegiatan yang menghadirkan penceramah KH. Nur Hadi atau Mbah Bolong ini diikuti ratusan jamaah dari berbagai ranting Muslimat NU se-Kecamatan Tembelang. Turut hadir Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Jombang Octadella Bilytha Permatasari, jajaran Forkopimcam, pengurus MWC NU, PAC Muslimat NU, serta unsur Banom NU.
Dalam sambutannya, Warsubi menilai pengajian rutin sebagai instrumen dakwah kultural Nahdlatul Ulama yang efektif dalam membangun kesadaran kolektif, memperkuat nilai moderasi beragama, serta menjaga stabilitas sosial dari tingkat keluarga.
“Ibu-ibu Muslimat NU berperan penting dalam membentuk ketahanan keluarga. Dari keluarga yang tertata, masyarakat akan lebih kuat dan harmonis,” ujarnya.
Lebih lanjut, Bupati menekankan peran strategis ibu-ibu Muslimat NU sebagai madrasah pertama bagi generasi penerus bangsa.
Menurutnya, dari pendidikan dan keteladanan seorang ibu akan lahir anak-anak yang berakhlak baik, religius, dan cinta terhadap agamanya.
Bupati Jombang juga mendorong PAC Muslimat NU Tembelang agar ke depan semakin mandiri dan berdaya.
Selain aktif dalam kegiatan keagamaan, Muslimat NU diharapkan mampu mengembangkan kegiatan produktif, seperti wirausaha keluarga, usaha kecil, serta kegiatan sosial yang dapat meningkatkan kesejahteraan anggota dan masyarakat sekitar.
“Saya berharap Muslimat NU terus memberi manfaat, tidak hanya untuk organisasi, tetapi juga bagi keluarga dan masyarakat secara luas,” imbuhnya.
Di akhir sambutan, Warsubi menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pengurus serta anggota Muslimat NU Kecamatan Tembelang yang selama ini istiqamah menjaga pengajian rutin.
Ia berharap kegiatan tersebut terus membawa keberkahan, ketenangan, dan rahmat Allah SWT bagi seluruh jamaah.
Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Jombang Yuliati Nugrahani Warsubi menegaskan bahwa kegiatan pengajian Muslimat NU memiliki keterkaitan langsung dengan agenda pemberdayaan keluarga yang selama ini dijalankan TP PKK.
Menurutnya, forum pengajian menjadi ruang strategis untuk memperkuat nilai pengasuhan, pendidikan karakter, serta ketahanan moral keluarga.
“Penguatan keluarga tidak bisa dilepaskan dari penguatan nilai keagamaan. Pengajian seperti ini membantu membangun kesadaran bersama, terutama bagi para ibu, dalam mendidik dan mendampingi generasi,” ujarnya.
Ia juga mendorong sinergi berkelanjutan antara TP PKK dan Muslimat NU, khususnya dalam program-program sosial dan pemberdayaan ekonomi keluarga yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
Pengajian rutin dan tahlil kubro PAC Muslimat NU Tembelang ini dinilai tidak hanya menjaga tradisi keagamaan, tetapi juga berfungsi sebagai ruang konsolidasi sosial yang memperkuat peran perempuan dalam membangun ketahanan keluarga dan masyarakat di Kabupaten Jombang. (Fit)











Komentar untuk post