• About
  • Contcat Us
Jumat, 5 Juni, 2026
Jombang TV
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • Login
  • Home
  • BERITA
  • POLITIK DAN PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • INFO
  • HIBURAN
  • Berita Foto
  • Video
  • Home
  • BERITA
  • POLITIK DAN PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • INFO
  • HIBURAN
  • Berita Foto
  • Video
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
Jombang TV
Home BERITA

Merawat Ingatan Kolektif, Jombang Menata Masa Depan Lewat Budaya

Fit Oleh Fit
4 Februari 2026
0
Merawat Ingatan Kolektif, Jombang Menata Masa Depan Lewat Budaya
187
DIBAGIKAN
263
DILIHAT
Share on FacebookShare on TwitterWhatsApp

JOMBANG.TV – Pemerintah Kabupaten Jombang menerima audiensi pelaporan hasil kerja Tim Pemutakhiran Pokok Pikiran Kebudayaan Daerah (PPKD).

Dalam forum tersebut, salah satu anggota tim, Imam Ghozali memaparkan bahwa PPKD tidak lagi memaknai kebudayaan secara sempit sebagai seni pertunjukan semata, melainkan sebagai keseluruhan sistem hidup masyarakat. Mulai dari bahasa, manuskrip, sastra lisan, pengetahuan tradisional, teknologi sederhana, sistem pengobatan, rempah-rempah, hingga kuliner lokal.

BacaJuga

Cegah Stunting Sejak Dalam Kandungan, Yuliati Warsubi Minta Kader Aktif Dampingi Ibu Hamil KEK

Pikap Asal Yogyakarta Terperosok ke Sungai Saat Melintas di Mojoagung

Imam Ghozali menjelaskan, PPKD disusun dalam beberapa bab. Bab awal memotret kondisi eksisting kebudayaan Jombang sekaligus menginventarisasi pusaka budaya yang selama ini luput dari perhatian publik.

“Selama ini kebudayaan sering dipersempit hanya pada seni. Padahal kebudayaan itu dari A sampai Z. Ini langkah perlindungan agar pusaka budaya dikenal dan diwariskan kepada anak-anak kita,” ujar pria yang merupakan penulis sekaligus pelaku seni budaya Jombang ini.

Ia mencontohkan, berbagai sistem agraria tradisional yang dahulu dikenal masyarakat Jombang, seperti tanah ganjaran, tanah kuburan, hingga tanah titi soro, yang kini mulai hilang dari ingatan kolektif.

Padahal, menurutnya, pusaka budaya tersebut memiliki potensi besar untuk dimanfaatkan bagi kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan bangsa.

Sorotan khusus juga diberikan pada kekayaan manuskrip lama yang banyak tersimpan di pondok pesantren dan di tangan tokoh-tokoh masyarakat. Manuskrip-manuskrip itu memuat pengetahuan penting, mulai dari sistem pengobatan tradisional, pemanfaatan rempah dan bumbu, hingga teknologi pangan seperti proses pembuatan tape.

“Jika pengetahuan ini diorkestrasi dan dikembangkan, dampaknya bisa luar biasa bagi masyarakat Jombang,” kata Imam.

Ia mengingatkan, ketergantungan pada sumber daya alam seperti minyak dan mineral bersifat terbatas dan bisa punah. Sebaliknya, pusaka budaya akan terus hidup jika dilestarikan. Imam mencontohkan Korea dan Jepang yang berhasil menjadikan khazanah budaya sebagai kekuatan ekonomi dan ideologi melalui strategi kebudayaan yang terencana.

Fenomena globalisasi budaya pun menjadi perhatian serius. Anak-anak Indonesia, termasuk di Jombang, kini lebih akrab dengan jajanan dan budaya asing dibandingkan makanan tradisional.

“Itu bukan kebetulan. Perubahan mindset itu dipersiapkan lama melalui ekspresi seni, termasuk drama Korea. Ideologi mereka masuk, dan devisa kita justru mengalir ke luar,” tegasnya.

Di bagian akhir PPKD, tim menyusun rekomendasi pelestarian pusaka budaya melalui empat pilar utama: perlindungan, pengembangan, pembinaan, dan pemanfaatan. Untuk manuskrip, langkah mendesak yang diusulkan adalah penyusunan katalog naskah kuno.

Imam mengungkapkan, selama lebih dari 20 tahun pihaknya bergerilya menyelamatkan manuskrip namun karena terkendala biaya, banyak yang kemudian rusak dimakan rayap.

“Di Jawa Barat, katalog manuskrip sudah dikemas dan rapi, sehingga memudahkan riset. Jombang perlu menuju ke sana,” ujarnya.

Ia juga menyinggung keterbatasan sumber daya manusia di bidang filologi dan pernaskahan. Saat ini, dari beberapa tenaga ahli yang pernah ada, hanya satu yang masih berada di Jombang.

Karena itu, lanjut dia, tim merekomendasikan dukungan beasiswa bagi generasi muda untuk menempuh pendidikan di bidang terkait, agar riset dan pemanfaatan pusaka budaya dapat berkelanjutan.

Imam pun menyatakan optimisme bahwa di bawah kepemimpinan H. Warsubi, strategi kebudayaan dapat menjadi jalan menuju masyarakat Jombang yang lebih sejahtera.

Menanggapi pemaparan tersebut, Bupati Jombang H. Warsubi menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam melestarikan budaya sekaligus mengaitkannya dengan kebutuhan nyata masyarakat.

Ia mengusulkan pengembangan kebun tanaman lokal yang sesuai dengan karakter Jombang, serta penguatan edukasi makanan dan kue tradisional melalui pelatihan sekolah dan kegiatan ekstrakurikuler.

“Ini penting dikenalkan sejak dini kepada anak-anak sekolah,” ujarnya.

Warsubi juga menyinggung sejumlah kesenian khas Jombang, seperti jaran dor, gambus, dan wayang topeng Jati Duwur, yang menurutnya perlu terus dibina agar tetap hidup di tengah masyarakat.

Ia menegaskan, strategi kebudayaan menjadi kunci menuju Indonesia Emas 2045.

“Menuju Indonesia Emas 2045, kita tidak cukup hanya membangun fisik. Kita harus membangun karakter. Dan karakter yang paling kuat lahir dari budaya daerahnya sendiri.”

Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menekankan peran orang tua dan masyarakat dalam mengawasi serta membimbing generasi muda. “Sekarang semua bisa diakses lewat gawai. Mindset kita harus seperti Google, tapi hati dan pikiran harus tetap kita kelola dengan nilai budaya dan moral,” pungkasnya.

ADVERTISEMENT

Sebagai landasan kerja, tim PPKD menjalankan tugas sesuai Surat Keputusan Bupati, yang meliputi penyusunan rencana kerja, identifikasi kondisi faktual objek pemajuan kebudayaan melalui survei dan forum terbuka, konsolidasi data, penyusunan dokumen PPKD sesuai format Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi, serta pelaporan hasil kepada Bupati.

Seluruh kegiatan dilaksanakan berpedoman pada peraturan perundang-undangan dan dibiayai melalui APBD Kabupaten Jombang.

Dengan pemutakhiran PPKD ini, Pemerintah Kabupaten Jombang berharap pusaka budaya daerah tidak hanya terlindungi dari kepunahan, tetapi juga mampu menjadi sumber pengetahuan, pembentukan karakter generasi muda, dan penggerak kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. (Fit)

Tags: jombangkebudayaankhazanah budayamanuskripsenitari topeng jati dhuwurwarisan budayawayang

Berita Terkait

Modus SPK Fiktif Proyek Pabrik di Mojowarno, Pria Asal Gudo Gelapkan Uang dan Mobil

Modus SPK Fiktif Proyek Pabrik di Mojowarno, Pria Asal Gudo Gelapkan Uang dan Mobil

4 hari yang lalu
189
LKPD 2025 Kembali Raih WTP, Jombang Cetak Rekor 13 Tahun Berturut-turut

LKPD 2025 Kembali Raih WTP, Jombang Cetak Rekor 13 Tahun Berturut-turut

6 hari yang lalu
162
Bupati Warsubi Buka Pelatihan Petugas Sensus Ekonomi 2026, Tekankan Pentingnya Data Akurat

Bupati Warsubi Buka Pelatihan Petugas Sensus Ekonomi 2026, Tekankan Pentingnya Data Akurat

7 hari yang lalu
172
Ponpes Tebuireng Gunakan Wadah Alami untuk Bagikan Daging Kurban

Ponpes Tebuireng Gunakan Wadah Alami untuk Bagikan Daging Kurban

1 minggu yang lalu
150
Polres Jombang Salurkan 39 Ekor Hewan Kurban ke Pesantren hingga Panti Asuhan

Polres Jombang Salurkan 39 Ekor Hewan Kurban ke Pesantren hingga Panti Asuhan

1 minggu yang lalu
146
Petasan Meledak Saat Malam Takbiran, Jari Pemuda di Jombang Diamputasi

Petasan Meledak Saat Malam Takbiran, Jari Pemuda di Jombang Diamputasi

1 minggu yang lalu
176
Next Post
Ilustrasi perundungan (Ai)

Tak Cuma Fisik, Ini Ragam Bentuk Bullying dan Langkah Penanganannya

Masa Depan Taruhannya! Polres Jombang Tak Segan “Merahkan” SKCK Gangster dan Oknum Pesilat

Masa Depan Taruhannya! Polres Jombang Tak Segan "Merahkan" SKCK Gangster dan Oknum Pesilat

Dari Dapur ke Harapan Baru: Pelatihan Kue untuk Perempuan Rawan Sosial di Jombang

Dari Dapur ke Harapan Baru: Pelatihan Kue untuk Perempuan Rawan Sosial di Jombang

Rp112 Miliar Lebih ADD 2026 Mulai Disalurkan, Ini Pesan Bupati Warsubi

Rp112 Miliar Lebih ADD 2026 Mulai Disalurkan, Ini Pesan Bupati Warsubi

Tahun ke-18, Gerindra Mantapkan Langkah 2026, Octadella: Politik Harus Hadir untuk Rakyat

Tahun ke-18, Gerindra Mantapkan Langkah 2026, Octadella: Politik Harus Hadir untuk Rakyat

Komentar untuk post

Cari Berita

Trending News

  • Dari GPMN ke Gema Puan untuk Pilpres 2024

    Gema Puan : Relawan Jokowi Mulai Panik

    8720 Dibagikan
    Share 3488 Tweet 2180
  • Polisi Lumpuhkan Pria Bersenjata Tajam Yang Mengamuk di Mako Polres Jombang

    4729 Dibagikan
    Share 1892 Tweet 1182
  • Serentak se-Indonesia Warga Thoriqoh Shidiqiyah Persiapkan Peringatan Maulid Nabi

    3696 Dibagikan
    Share 1478 Tweet 924
  • POCIL Jadi Sorotan dalam Upacara Penurunan Bendera HUT ke-80 RI di Alun-Alun Jombang

    3395 Dibagikan
    Share 1358 Tweet 849
  • Diskon PPnBM 100% Berlanjut, Ini Deretan Harga Mobil Toyota

    2630 Dibagikan
    Share 1052 Tweet 658
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
Jombang TV

PT. Kahuripan Loka Media, menyajikan berita dan hiburan terkini, aktual dan terpercaya dari wilayah Jombang dan sekitarnya.

Terbaru

Jombang Terima Apresiasi Rp1 Miliar atas Keberhasilan Menekan Pengangguran

Gus Fatchrur Nahkodari APINDO Jombang, Siap Gaet Investor dan Perluasan Lapangan Kerja

Cegah Stunting Sejak Dalam Kandungan, Yuliati Warsubi Minta Kader Aktif Dampingi Ibu Hamil KEK

Pikap Asal Yogyakarta Terperosok ke Sungai Saat Melintas di Mojoagung

Trending

Gasak Motor Petani di Jombang, Dua Pelaku dan Penadah Diringkus

Mengamuk Bawa Sajam, Kakek di Wonosalam Jombang Ditangkap Usai Teror Satu Keluarga

Dari Pertahanan hingga Prestasi: Jombang Kini Punya Kawah Candradimuka Atlet Menembak

Dari Limbah Kaca hingga Kain Batik: Perjalanan Yuliati Menyusuri Denyut Kreativitas Jombang

© 2016 - 2025 PT. Garuda Media Telematika

Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERITA
  • POLITIK DAN PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • KRIMINAL
  • EKONOMI
  • BERITA FOTO
  • Video

© 2016 - 2025 PT. Garuda Media Telematika

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In