JOMBANG.TV- Pagi hari di Kempinski Grand Ballroom lantai 11, Jakarta Pusat, terasa berbeda bagi rombongan Kabupaten Jombang. Di hadapan para kepala daerah, pejabat kementerian, dan tamu undangan dari seluruh Indonesia, nama Jombang disebut sebagai penerima predikat “Sangat Inovatif” pada ajang Innovative Government Award (IGA) 2025. Tepuk tangan mengiringi langkah Bupati Jombang, H. Warsubi, saat menaiki panggung menerima trofi dan piagam penghargaan.
Yang membuat momen itu semakin istimewa adalah, Warsubi bahkan belum genap satu tahun menjabat sebagai Bupati Jombang. Namun dalam rentang waktu yang singkat itu, langkah-langkah percepatan kerja dan pembenahan tata kelola pemerintahannya telah menghasilkan pengakuan di level nasional.
“Alhamdulillah, tentu kami sangat bersyukur, Penghargaan ini sekaligus menjadi pengakuan atas komitmen Pemkab Jombang untuk tidak berhenti berinovasi,” ujar Warsubi setelah menerima penghargaan.

Warsubi yakin bahwa apresiasi tersebut berangkat dari kerja nyata pemerintah Kabupaten Jombang.
IGA yang diberikan Kementerian Dalam Negeri untuk Kabupaten Jombang diberikan karena Kabupaten Jombang berhasil mengembangkan perubahan pada sejumlah aspek pelayanan. Mulai dari percepatan perizinan hingga penguatan layanan administratif dan program berbasis teknologi informasi di lingkungan pemerintah daerah.
Di tengah masa transisinya sebagai pemimpin baru, Warsubi mengawal berbagai pembaruan sistem dan mendorong perangkat daerah bergerak lebih responsif.
Perubahan yang dilakukan bukan perubahan besar dalam satu gebrakan, tetapi terstruktur dalam membenahi internal birokrasi sembari memastikan layanan di hilir tetap berjalan.
“Inovasi bagi kami tidak hanya berkutat di tataran ide, tetapi praktik kerja. Kami ingin layanan cepat, transparan, dan memberi dampak langsung kepada masyarakat,” katanya.
Rangkaian IGA 2025 berlangsung sejak 8 hingga 10 Desember. Ada sesi seminar internasional, kunjungan lapangan hingga expo inovasi yang mengumpulkan gagasan terbaik daerah-daerah seluruh Indonesia.
Dari panggung nasional itu, capaian Jombang menjadi penegasan bahwa kepemimpinan baru ini mampu segera menunjukkan hasil.
Warsubi memang belum satu tahun berada di kursi bupati, namun dalam masa singkat itu Jombang telah menorehkan beberapa capaian strategis. Dari penguatan pembiayaan pembangunan melalui pola kemitraan, akselerasi penyelesaian infrastruktur secara bertahap, hingga peningkatan kedisiplinan pelayanan di unit-unit pemerintah.
Penghargaan “Sangat Inovatif” menjadi satu bukti yang dapat dilihat publik.

Di akhir acara, Warsubi dan rombongan kembali meninggalkan ballroom dengan satu trofi yang dipeluk staf protokoler, sementara kamera-kamera sudah merekam momen penting itu dalam arsip daerah.
Di balik prestise nasional yang dibawa pulang, terdapat janji yang tidak diucapkan secara verbal: capaian ini adalah awal, bukan puncak.
Sebab bagi Jombang, inovasi bukan tujuan berakhir, melainkan proses yang harus terus dikerjakan, bahkan di tengah usia kepemimpinan yang masih sangat muda. (Fit)









Komentar untuk post