JOMBANGTV – Semarak Live Painting Kopi Jombang, Hidupkan Visual Cagar Budaya di lokasi.
Pemandangan berbeda terlihat di area pameran yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Jombang pada Rabu (1/4). Komunitas pelukis lokal yang dikenal dengan nama Kopi Jombang (Komunitas Pelukis Jombang) menggelar aksi live painting atau melukis langsung di lokasi. Kegiatan ini menjadi salah satu daya tarik utama bagi pengunjung yang memadati rangkaian acara bertajuk Pameran Cagar Budaya, Aksara Gata, dan Pameran Visual tersebut.
Dalam aksi kali ini, para seniman Kopi Jombang tidak melukis objek benda mati, melainkan menghadirkan seorang model untuk dilukis secara langsung. Dengan kanvas yang berjejer rapi, jemari para pelukis tampak lincah menari, menangkap setiap detail raut wajah dan proporsi tubuh model ke dalam goresan warna yang artistik. Teknik melukis model secara live ini menarik perhatian banyak pelajar dan pecinta seni yang ingin melihat proses kreatif di balik sebuah karya lukisan.
Acara ini merupakan bagian dari rangkaian pameran besar yang diinisiasi oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jombang. Bertempat di aula terbuka Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Dikbud, pameran ini bertujuan untuk memperkenalkan kekayaan warisan sejarah melalui Cagar Budaya serta keindahan literasi kuno lewat Aksara Gata. Kehadiran Kopi Jombang melalui Pameran Visual memberikan sentuhan kontemporer yang segar, menjembatani nilai masa lalu dengan ekspresi seni masa kini.
Pameran yang telah berlangsung sejak tanggal 30 Maret hingga 2 April 2026 ini menjadi wadah edukasi sekaligus apresiasi bagi masyarakat Jombang. Selain memamerkan artefak dan naskah kuno, kolaborasi dengan komunitas pelukis lokal membuktikan bahwa ekosistem seni di Jombang terus bertumbuh secara dinamis. Pihak Dikbud berharap sinergi ini dapat meningkatkan kesadaran generasi muda akan pentingnya menjaga identitas budaya di tengah arus modernisasi.
Ketua Komunitas Kopi Jombang mengungkapkan bahwa partisipasi mereka dalam live painting ini bukan sekadar unjuk gigi, melainkan bentuk dukungan nyata terhadap pemajuan kebudayaan daerah. Melukis model di tengah keramaian pameran memberikan pengalaman interaktif bagi penonton untuk memahami bahwa seni visual adalah bahasa universal yang mampu bercerita. Banyak pengunjung yang antusias bertanya mengenai teknik pencampuran warna dan perspektif saat para pelukis sedang beraksi.
Suksesnya acara ini menjadi bukti bahwa Kabupaten Jombang memiliki potensi besar dalam memadukan pelestarian sejarah dengan kreativitas seni rupa. Ke depannya, kegiatan serupa diharapkan dapat terus digelar secara rutin untuk memperkuat posisi Jombang sebagai salah satu pusat kebudayaan yang inspiratif di Jawa Timur.









Komentar untuk post