JOMBANG.TV – Ketenangan warga Desa Sumobito terusik oleh aksi perampokan sadis yang menyasar pasangan suami istri lanjut usia pada Rabu (25/2/2026) petang.
Kawanan perampok yang berjumlah empat orang tersebut tidak segan-segan melukai korbannya menggunakan senjata tajam jenis parang.
Peristiwa bermula saat Loo Sianturi (67) dan Lilik Anggraini (62) dalam perjalanan pulang usai menutup toko mereka sekitar pukul 17.35 WIB. Mengendarai sepeda motor Honda Prima, keduanya tiba-tiba dipepet oleh dua orang pelaku yang menunggangi Suzuki Satria hitam di kawasan depan TK Kartika IV-56.
Aksi tersebut makin beringas ketika dua pelaku tambahan yang mengendarai Honda Vario putih datang dari arah belakang dan menabrak motor korban hingga tersungkur.
Kapolsek Sumobito, AKP Bagus Tejo Purnomo, mengonfirmasi bahwa para pelaku mengincar tas karton milik korban yang berisi uang tunai sebesar Rp10 juta. Saat korban mencoba mempertahankan hartanya, salah satu pelaku secara brutal mengayunkan parang.
“Ibu Lilik mengalami luka bacok serius pada lengan kirinya karena mencoba mempertahankan tas tersebut. Sementara suaminya, Pak Loo, juga menderita luka sabetan di bagian punggung saat mencoba melindungi istrinya,” jelas AKP Bagus, Kamis (26/2/2026).
Meskipun insiden ini terjadi di area pemukiman dan sempat terlihat oleh beberapa warga, tidak ada yang berani mendekat untuk menolong. Hal ini dikarenakan para pelaku secara terang-terangan menodongkan senjata tajam untuk mengancam siapa pun yang berusaha mencampuri aksi mereka.
Setelah berhasil merampas uang tersebut, keempat pelaku segera memacu motornya ke arah barat dan menghilang ke arah selatan.
Saat ini, kedua korban masih menjalani perawatan intensif di Puskesmas Sumobito. Di sisi lain, jajaran Polsek Sumobito tengah mengumpulkan berbagai bukti, termasuk menyisir rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian untuk melacak jejak pelarian para pelaku.
“Kasus ini menjadi prioritas kami. Tim di lapangan sedang bekerja keras mengidentifikasi komplotan ini berdasarkan ciri-ciri yang terekam kamera pemantau,” pungkas AKP Bagus.(tam)












Komentar untuk post