• About
  • Contcat Us
Kamis, 4 Juni, 2026
Jombang TV
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • Login
  • Home
  • BERITA
  • POLITIK DAN PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • INFO
  • HIBURAN
  • Berita Foto
  • Video
  • Home
  • BERITA
  • POLITIK DAN PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • INFO
  • HIBURAN
  • Berita Foto
  • Video
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
Jombang TV
Home INFO PENDIDIKAN

Di Karpet Merah Perpustakaan Desa, Perempuan Mojokrapak Belajar dan Menyampaikan Aspirasi

Fit Oleh Fit
5 Desember 2025
0
Di Karpet Merah Perpustakaan Desa, Perempuan Mojokrapak Belajar dan Menyampaikan Aspirasi
225
DIBAGIKAN
317
DILIHAT
Share on FacebookShare on TwitterWhatsApp

JOMBANG.TV– Karpet merah di ruang perpustakaan Desa Mojokrapak kembali menjadi ruang belajar bagi belasan perempuan desa yang mengikuti penguatan program Sekolah Perempuan Cemerlang Mojokrapak (SEKOPER), Jumat (5/12/2025).

Pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari sosialisasi dan pembentukan SEKOPER pada akhir November lalu.

BacaJuga

Menyongsong Peradaban: Ponpes Khoiriyah Hasyim Seblak Matangkan Kompetensi dan Potensi Berliterasi Bagi Guru dan Santri

Goresan Kuas Kopi Jombang: Menghidupkan Kanvas di Pameran Cagar Budaya

Tampak hadir Ketua PUSPA Arimbi Octadella Bilytha Permatasari, Ketua PKK Mojokrapak Lilik Hamidah, perwakilan Dinas Sosial Kabupaten Jombang Olvy Robertina Loedji, SH, serta pemateri dari Yayasan Pesantren Srikandi (YPS) Fifi Ekawati Rohmah dan fasilitator pendamping perempuan dan anak Niken Kinesti.

Suasana pertemuan berlangsung sederhana, tanpa panggung dan tanpa dekorasi berlebihan. Rak-rak buku di sekitar ruangan menjadi saksi bagaimana para perempuan membuka catatan dan saling berdiskusi mengenai materi inti tentang pemahaman 10 indikator dasar Sekoper yang menjadi arah perubahan sosial di tingkat desa.

Belajar Indikator Tidak Sekadar Hafalan

Materi penguatan disampaikan dengan pendekatan berbasis contoh nyata. Peserta tidak hanya mendengar penjelasan tetapi diminta menuliskan pengalaman dan realitas yang mereka temui di lingkungan sekitar.

Indikator tersebut meliputi pengorganisasian perempuan dan anak, tersedianya data pilah di tingkat desa, peraturan desa yang ramah perempuan dan anak, akses pembiayaan melalui dana desa, hingga peningkatan keterwakilan perempuan dalam lembaga formal maupun sosial.

Pemateri Fifi Ekawati Rohmah menegaskan bahwa perubahan sosial dapat dimulai dari lingkup terkecil.

“Perubahan itu tidak harus langsung besar, tetapi mulai dari diri sendiri dan keluarga. Ketika perempuan berdaya, maka desa ikut bergerak,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya data pilah sebagai dasar advokasi.

“Tanpa data, perempuan sering tidak terlihat dalam kebijakan. Data pilah itu pintu awal,” tambahnya.

Hal itu diperkuat oleh Niken Kinesti yang mengingatkan bahwa kader harus menjadi agen perubahan, bukan sekadar peserta pelatihan.

“Kader bukan hanya hadir sebagai pendengar, tetapi menjadi penggerak sosial yang menyampaikan suara perempuan lain,” ucapnya.

Peluang Akses Layanan Sosial Dibuka

ADVERTISEMENT

Pada sesi berikutnya, Olvy Robertina Loedji dari Dinas Sosial Kabupaten Jombang menyampaikan informasi mengenai akses layanan sosial yang dapat dimanfaatkan perempuan Mojokrapak.

Mulai dari pelayanan sosial dasar, mekanisme bantuan keluarga tertentu hingga pendampingan bagi perempuan atau anak dalam situasi rentan.

“Program sosial itu ada dan bisa diakses. Sekoper menjadi jembatan agar informasinya sampai dan dimanfaatkan,” jelas Olvy.

Sejumlah peserta mulai menanyakan alur layanan, menunjukkan bahwa informasi tersebut tidak hanya tentang sosialisasi tetapi sekaligus menjadi peluang nyata.

Aspirasi Kesehatan: Kader Minta Dukungan

Dalam sesi diskusi terbuka, muncul aspirasi tentang fasilitas kesehatan bagi kader desa. Umi Sa’adah menyampaikan harapan agar akses berobat gratis di Puskesmas bagi kader bisa kembali diberlakukan sebagaimana sebelumnya.

Aspirasi tersebut diterima peserta lain dan dicatat sebagai rekomendasi tindak lanjut yang akan diteruskan kepada pihak desa.

Hal ini menjadi bagian penting dari prinsip Sekoper bahwa perempuan tidak hanya belajar, tetapi mengartikulasikan kebutuhan dan memperjuangkannya.

Menuju Ekonomi Kecil yang Realistis

Pertemuan tidak berhenti pada diskusi. Para perempuan menghasilkan rencana kerja konkret berupa pelatihan pembuatan tiga jenis kue kering menjelang hari raya.

Pelatihan ini dirancang sebagai peluang ekonomi berbasis rumah tangga, terutama bagi peserta yang ingin menambah pendapatan.

“Jika tidak untuk dijual, setidaknya keluarga dapat mengonsumsi kue yang dibuat sendiri tanpa harus membeli dengan harga tinggi,” ujar Olvy.

Rencana ini dipandang kecil namun nyata, menunjukkan bahwa pemberdayaan tidak selalu berbentuk proyek besar, tetapi langkah pragmatis yang berdampak.

Mengikat Komitmen melalui Kontrak Belajar

Sebelum kegiatan ditutup, seluruh peserta menyepakati kontrak belajar sebagai komitmen bersama. Kesepakatan tersebut memuat kedisiplinan kehadiran, penyelesaian materi hingga tuntas, terlibat aktif dalam diskusi, serta menjaga suasana belajar yang saling mendukung.

Kontrak ini memberi pesan bahwa peserta bukan penerima program, tetapi aktor yang bertanggung jawab atas perubahan diri dan lingkungan.

SEKOPER dan PUSPA dalam Ekosistem Pemberdayaan

SEKOPER Mojokrapak merupakan program yang diinisiasi PUSPA Arimbi, yaitu forum multipihak yang bekerja untuk kesejahteraan perempuan dan anak.

PUSPA menghimpun akademisi, organisasi masyarakat, pegiat perlindungan perempuan dan anak, serta kelompok usaha, untuk mendorong kebijakan yang berpihak pada kelompok rentan.

Ketua PUSPA Arimbi, Octadella Bilytha Permatasari menyampaikan motivasi singkat yang menguatkan peserta.

“Yang penting bukan siapa yang paling hebat, tetapi siapa yang mau berjalan konsisten untuk perubahan yang dirasakan langsung,” ujarnya.

Motivasi itu diterima dengan antusias, ditandai dengan beberapa peserta yang menyampaikan semangat baru.

Pertemuan itu memang berlangsung sederhana, tanpa dokumentasi panjang dan tanpa tepuk tangan meriah, butir-butir pemahaman yang muncul menjadi tanda bahwa perempuan Mojokrapak sedang bergerak.

Mereka mulai memahami haknya, merumuskan aspirasi, merancang usaha kecil, dan menyepakati komitmen.

Di ruangan berkarpet merah itu, pemberdayaan tidak dimulai dari panggung besar, melainkan dari lingkaran kecil perempuan desa yang ingin menata hidupnya dengan cara yang terukur, realistis, dan berdampak langsung bagi keluarganya serta lingkungan sekitar. (Fit)

Tags: dana desaekonomi mandirikekerasan pada anak dan perempuanPerempuan berdayaPuspapuspa arimbipuspa gayatrisekoper

Berita Terkait

Peserta diskusi sejarah di Museum MINHA Tebuireng membedah dua buku untuk menelusuri jejak Bung Karno di Ploso, sebagai upaya rekonstruksi sejarah (Foto : Luhur Wijaya)

Ngabuburit di MINHA Tebuireng, Menelusuri ‘Ari-Ari’ Bung Karno di Ploso

3 bulan yang lalu
163
Ilustrasi perundungan (Ai)

Tak Cuma Fisik, Ini Ragam Bentuk Bullying dan Langkah Penanganannya

4 bulan yang lalu
191
Foto : Mahasiswa asal Kabupaten Jombang, bersama tim Artamotion meraih Juara Harapan 2 KMI-Award kategori Jasa, Pariwisata, dan Perdagangan Tahapan Bertumbuh pada KMI-EXPO XVI di Universitas Tidar, Magelang (dok.artamotion.id/jombangtv)

Banggakan Daerah, Mahasiswa Asal Kabupaten Jombang Raih Juara Nasional Wirausaha KMI Award 2025

6 bulan yang lalu
224
Stop Diam! Aksi 16 HAKTP di Jombang Bongkar Fakta Kekerasan yang Mengejutkan

Stop Diam! Aksi 16 HAKTP di Jombang Bongkar Fakta Kekerasan yang Mengejutkan

6 bulan yang lalu
324
“Berani Bermimpi, Berani Lindungi Diri” Menjadi Pesan Utama Puspa Arimbi untuk Pelajar SMKN 1

“Berani Bermimpi, Berani Lindungi Diri” Menjadi Pesan Utama Puspa Arimbi untuk Pelajar SMKN 1

6 bulan yang lalu
250
PKK Jombang Latih Kader dengan Kompetensi Lengkap: Gizi Keluarga, Digital Parenting hingga Program Desa

PKK Jombang Latih Kader dengan Kompetensi Lengkap: Gizi Keluarga, Digital Parenting hingga Program Desa

6 bulan yang lalu
232
Next Post
“Berani Bermimpi, Berani Lindungi Diri” Menjadi Pesan Utama Puspa Arimbi untuk Pelajar SMKN 1

"Berani Bermimpi, Berani Lindungi Diri” Menjadi Pesan Utama Puspa Arimbi untuk Pelajar SMKN 1

Stop Diam! Aksi 16 HAKTP di Jombang Bongkar Fakta Kekerasan yang Mengejutkan

Stop Diam! Aksi 16 HAKTP di Jombang Bongkar Fakta Kekerasan yang Mengejutkan

Bupati Warsubi dan Langkah Cepat Inovasi: Kabupaten Jombang Raih Penghargaan IGA 2025

Bupati Warsubi dan Langkah Cepat Inovasi: Kabupaten Jombang Raih Penghargaan IGA 2025

Temu Usaha Pertanian: Langkah Sinergis Pemkab Jombang Mewujudkan Program Ketahanan Pangan

Temu Usaha Pertanian: Langkah Sinergis Pemkab Jombang Mewujudkan Program Ketahanan Pangan

Program Bapak Asuh Petani Muncul sebagai Inovasi dalam Dialog Pertanian Jombang

Program Bapak Asuh Petani Muncul sebagai Inovasi dalam Dialog Pertanian Jombang

Komentar untuk post

Cari Berita

Trending News

  • Dari GPMN ke Gema Puan untuk Pilpres 2024

    Gema Puan : Relawan Jokowi Mulai Panik

    8720 Dibagikan
    Share 3488 Tweet 2180
  • Polisi Lumpuhkan Pria Bersenjata Tajam Yang Mengamuk di Mako Polres Jombang

    4729 Dibagikan
    Share 1892 Tweet 1182
  • Serentak se-Indonesia Warga Thoriqoh Shidiqiyah Persiapkan Peringatan Maulid Nabi

    3696 Dibagikan
    Share 1478 Tweet 924
  • POCIL Jadi Sorotan dalam Upacara Penurunan Bendera HUT ke-80 RI di Alun-Alun Jombang

    3392 Dibagikan
    Share 1357 Tweet 848
  • Diskon PPnBM 100% Berlanjut, Ini Deretan Harga Mobil Toyota

    2630 Dibagikan
    Share 1052 Tweet 658
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
Jombang TV

PT. Kahuripan Loka Media, menyajikan berita dan hiburan terkini, aktual dan terpercaya dari wilayah Jombang dan sekitarnya.

Terbaru

Jombang Terima Apresiasi Rp1 Miliar atas Keberhasilan Menekan Pengangguran

Gus Fatchrur Nahkodari APINDO Jombang, Siap Gaet Investor dan Perluasan Lapangan Kerja

Cegah Stunting Sejak Dalam Kandungan, Yuliati Warsubi Minta Kader Aktif Dampingi Ibu Hamil KEK

Pikap Asal Yogyakarta Terperosok ke Sungai Saat Melintas di Mojoagung

Trending

Gasak Motor Petani di Jombang, Dua Pelaku dan Penadah Diringkus

Mengamuk Bawa Sajam, Kakek di Wonosalam Jombang Ditangkap Usai Teror Satu Keluarga

Dari Pertahanan hingga Prestasi: Jombang Kini Punya Kawah Candradimuka Atlet Menembak

Dari Limbah Kaca hingga Kain Batik: Perjalanan Yuliati Menyusuri Denyut Kreativitas Jombang

© 2016 - 2025 PT. Garuda Media Telematika

Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERITA
  • POLITIK DAN PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • PENDIDIKAN
  • KRIMINAL
  • EKONOMI
  • BERITA FOTO
  • Video

© 2016 - 2025 PT. Garuda Media Telematika

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In